Tuesday, February 27, 2018

Hikmah Dibalik Ujian Hidup

*🌺 HIKMAH DIBALIK*
   *UJIAN KEHIDUPAN*

✍Hakikat hidup ini adalah cobaan dan ujian.
Allah ciptakan hidup dan mati untuk menguji manusia siapa yang paling baik amalnya dan merupakan suatu keharusan bahwa seorang mukmin akan diuji berkaitan dengan hartanya, dirinya, anak-anak serta keluarganya dan dia akan diuji sesuai kadar agamanya. Jika ia kuat dalam agamanya, maka ia akan diberikan ujian yang berat pula.

✔Allah berfirman :

أَحَسِبَ النَّاسُ أَنْ يُتْرَكُوا أَنْ يَقُولُوا آمَنَّا وَهُمْ لَا يُفْتَنُونَ * وَلَقَدْ فَتَنَّا الَّذِينَ مِنْ قَبْلِهِمْ ۖ فَلَيَعْلَمَنَّ اللَّهُ الَّذِينَ صَدَقُوا وَلَيَعْلَمَنَّ الْكَاذِبِينَ

“Apakah manusia itu mengira bahwa mereka dibiarkan saja mengatakan :
'Kami telah beriman’,
sedang mereka tidak diuji lagi. Dan sesunggunya Kami telah menguji orang-orang yang sebelum mereka, maka sesungguhnya Allah mengetahui orang-orang yang benar dan sesungguhnya Dia mengetahui orang-orang yang dusta”.
(Al–Ankabut: 2-3)

Setiap mukmin pasti akan mendapat ujian dari Allah sebatas tingkatan keimanannya. Tidak lebih dari itu.
Sebagaimana janji Alloh,

لا يُكَلِّفُ اللَّهُ نَفْسًا إِلا وُسْعَهَا لَهَا مَا كَسَبَتْ وَعَلَيْهَا مَا اكْتَسَبَتْ

"Allah tidak membebani seseorang melainkan sesuai dengan kesanggupannya. Ia mendapat pahala (dari kebajikan) yang diusahakannya dan ia mendapat siksa (dari kejahatan) yang dikerjakannya". 
(Al-Baqoroh : 286)

🍂Mush'ab bin Sa'ad dari ayahnya berkata:

قلت يَا رَسُولَ اللَّهِ أَيُّ النَّاسِ أَشَدُّ بَلَاءً قَالَ الْأَنْبِيَاءُ ثُمَّ الْأَمْثَلُ فَالْأَمْثَلُ فَيُبْتَلَى الرَّجُلُ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ فَإِنْ كَانَ دِينُهُ صُلْبًا اشْتَدَّ بَلَاؤُهُ وَإِنْ كَانَ فِي دِينِهِ رِقَّةٌ ابْتُلِيَ عَلَى حَسَبِ دِينِهِ فَمَا يَبْرَحُ الْبَلَاءُ بِالْعَبْدِ حَتَّى يَتْرُكَهُ يَمْشِي عَلَى الْأَرْضِ مَا عَلَيْهِ خَطِيئَةٌ

"Aku berkata: Wahai Rasulullah, siapakah manusia yang paling berat ujiannya?
Beliau menjawab:
"Para nabi, kemudian yang sepertinya, kemudian yang sepertinya, sungguh seseorang itu diuji berdasarkan agamanya, bila agamanya kuat, ujiannya pun berat, sebaliknya bila agamanya lemah, ia diuji berdasarkan agamanya, ujian tidak akan berhenti menimpa seorang hamba hingga ia berjalan dimuka bumi dengan tidak mempunyai kesalahan". 
(HR. Tirmidzi: 2322 dihasankan Al-Albany)

Allah akan menguji setiap hamba-Nya dengan berbagai musibah, dengan berbagai hal yang tidak mereka sukai, juga Allah akan menguji mereka dengan musuh mereka dari orang-orang kafir dan orang-orang munafiq. Ini semua membutuhkan kesabaran, tidak putus asa dari rahmat Allah dan tetap konsisten dalam beragama. Hendaknya setiap orang tidak tergoyahkan dengan berbagai cobaan yang ada, tidak pasrah begitu saja terhadap cobaan tersebut, bahkan setiap hamba hendaklah tetap komitmen dalam agamanya. Hendaknya setiap hamba bersabar terhadap rasa capek yang mereka emban ketika berjalan dalam agama ini.

🌿Abdul Malik bin Abjar berkata :

مَا مِنَ النَّاسِ إِلا مُبْتَلًى بِعَافِيَةٍ لِيُنْظَرَ كَيْفَ شُكْرُهُ ، أَوْ مُبْتَلًى بِبَلِيَّةٍ لِيُنْظَرَ كَيْفَ صَبْرُهُ

"Tidaklah ada seorang manusiapun melainkan pasti dia akan diuji dengan kesehatan untuk membuktikan apakah ia bisa mensyukurinya. Atau diuji dengan musibah untuk membuktikan apakah dia akan bersabar dalam menghadapinya".
(Shifatush Shafwah, 3/123)

Wallohu waliyyut Taufiq

🍃Abu Yusuf Masruhin Sahal, Lc

     ✏📚✒...

•┈┈•••✦✿✦•••┈┈•

No comments:

Post a Comment

JUDUL NOVEL

KISAH PEREMPUAN BAU LAWEYAN # 1

Kisah Perempuan Bahu Laweyan Yang Menikahi 9 Laki-laki  #01 WAJAHNYA tampak segar. Dia baru mandi dibawah pancuran air gunung Penanggungan. ...

POSTING POPULER